Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Untuk Klewer (AMUK) yang diinisiasi oleh aktivis Bakti Nusa UNS turun tangan membantu proses pendataan para pedagang korban kebakaran pasar Klewer Solo pada hari Senin (29/12/2014).

Mereka adalah para mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang berkecimpung dalam kegiatan Aksi Cinta Budaya Indonesia (ACBI) yang memiliki konsen dalam menjaga eksistensi pasar tradisional.

Pasar Klewer

Kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pendataan para pedagang yang kiosnya ludes terbakar pada Kebakaran Pasar Klewer, Sabtu (27/12/2014) malam. Para pedagang terlihat antri menyerahkan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mendapatkan kios kembali.  Kegiatan ini dilakukan untuk membantu tim Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) yang sejak kemarin sibuk menangani para pedagang yang kiosnya terbakar.

Woro, koordinator AMUK mengatakan bahwa ada sekitar 1532 pedagang yang kiosnya terbakar dan berduyun-duyun ke serambi depan Masjid Agung kota Surakarta untuk menyerahkan berkas-berkas yang dibutuhkan seperti KTP, surat hak penempatan (SHP) kios, kartu pengenal pedagang (KPP). Ada 22 aktivis mahasiswa yang melayani pengumpulan berkas-berkas tersebut. Hingga berita ini ditulis, kegiatan tersebut masih berlangsung.

Salah satu relawan, Nabella mengatakan bahwa dirinya bergabung dalam ACBI karena ingin agar pasar tradisional eksis sebagai pusat ekonomi rakyat. Dirinya ikut turun tangan hari ini untuk membantu  para pedagang mendapatkan hak mereka kembali untuk dapat berjualan di Pasar Klewer.

Sumber : http://www.iberita.com/61502/mahasiswa-turun-tangan-bantu-advokasi-pedagang-korban-kebakaran-pasar-klewer