IMG-20160221-WA0007

Pada hari Minggu, 21 Februari 2016, Bakti Nusa UNS menyelenggarakan Panggung Inspirasi dengan kegiatan berupa bedah buku, bincang inspiratif dan sosialisasi pendaftaran beasiswa aktivis nusantara. Acara yang bertempat di Aula Gedung B FMIPA UNS tersebut dihadiri lebih dari 150 mahasiswa.

IMG-20160221-WA0003

Acara Panggung Inspirasi dibagi dalam 3 sesi, dimana sesi pertama adalah bedah buku, sesi kedua adalah bincang inspiratif dan sesi ketiga adalah sosialisasi Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa). Pembicara pada sesi pertama adalah Inayah Adi Oktaviana dan Hasan Fahrur Rozi, keduanya merupakan penulis sekaligus penerima manfaat Bakti Nusa angkatan 5. Pada sesi ini, selain mengupas isi buku, Inayah menceritakan  tentang gerakan sosial dan advokasi masyarakat marginal utamanya terkait penyandang difabel. Mahasiswa yang aktif di komunitas Gerakan Peduli Indonesia Inklusi (GAPAI) ini menceritakan tentang upaya sekelompok mahasiswa untuk menghilangkan stigma negatif dan diskriminasi untuk penyandang difabel  melalui ranah pendidikan. Sedangkan Hasan Fahrur Rozi, selain mengungkap keprihatinannya terhadap mahasiswa menyelaraskan ucapan dan tindakan, ia juga mengajak peserta yang hadir untuk mengubah mindset agar lebih bermanfaat bagi masyarakat. Sebagai koordinator gerakan sosial Aksi Cinta Budaya Indonesia (ACBI), Hasan juga mengungkapkan upaya-upaya sederhana untuk berkontribusi melestarikan budaya pasar dan membantu masyarakat marginal. Kedua pembicara sama-sama mengajak para peserta untuk membaca buku ‘Hak Rakyat Digasak, Mahasiswa Bergerak’ yang merupakan kumpulan tulisan dari para aktivis penerima beasiswa Bakti Nusa angkatan ke-5. Buku tersebut berisi  34 tulisan aktivis muda dari beragam kampus di tanah air menceritakan kesaksian, pengalaman, dan rencana aksi dalam menggalang kepedulian bagi rakyat marginal, sehingga berbagai inspirasi bisa didapatkan dari buku tersebut.

Sementara itu, sesi bincang inspiratif menghadirkan tiga orang pembicara yaitu Agung Pardini (General Manager Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa), Indrawan Yepe (Budayawan, Founder Komunitas Pintu Indonesia), dan Sholahuddin Aly (Sekertaris Eksekutif ASMINDO Solo Raya).  Pada sesi ini Bapak Agung Pardini menyampaikan tentang keterkaitan value-value aktivis dengan kontribusi mahasiswa dalam masyarakat. Sedangkan Bapak Indrawan Yepe menyampaikan tentang perilaku mahasiswa dan pentingnya kesempatan berkontribusi dalam masyarakat. Sesi bincang inspiratif ini ditutup dengan materi oleh Sholahuddin Aly yang menceritakan pergerakan mahasiswa era 1998 dan kontribusinya terhadap masyarakat.

IMG-20160221-WA0008

 

Sesi pamungkas pada acara Panggung Inspirasi tersebut adalah sosialisasi pendaftaran Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) angkatan 6 oleh Manager Bakti Nusa Pusat, Tri Dimas Arjuna. Beasiswa Aktivis Nusantara menawarkan banyak sekali fasilitas bagi penerimanya antara lain: Dana dukungan aktivitas Rp 800.000/bulan, Training Value, Coaching tokoh, Support prestasi luar negeri, Marching for Boundary, Activist Preparatory School, Sociopreneur Challenges, Future Leader Camp, Penerbitan buku personal dan sebagainya. Selain menyampaikan ketentuan dan benefit beasiswa ini, beliau juga memacu mahasiswa yang hadir untuk mempersiapkan diri dan mendaftar diri pada seleksi Bakti Nusa 6.