Bulan Ramadhan datang, Satu bulan penuh keistimewaan bagi siapapun yang memuliakan karena setiap amalan akan dilipatgandakan.

Namanya Mika, umurnya 8 tahun. Saat ini Mika duduk di kelas 3 Sd dan bersekolah di SDN Sanggrahan, Gulon, Surakarta. Setiap hari saat tidak bersekolah, Mika selalu membantu ibunya mengumpulkan sampah plastik di sekitar kampus UNS. Saat anak-anak seusianya yang lain tersenyum lebar bermain bersama kawan-kawannya, Mika memilih tetap setia membantu ibunya bahkan di saat Ramadhan bertemankan terik matahari dan rasa haus dan dahaga.

Mika adalah salah satu anak yang belum bisa merasakan kebahagiaan Ramadhan sepenuhnya, Hal itu lah yang menjadi semangat kami sebagai PM Baktinusa 8 untuk mengundang kembali senyum bahagia Mika. Kami selalu menemui Mika di sekitaran kampus UNS saat sedang menuju kampus ataupun kembali dari kampus. Mika selalu tersenyum sumringah setiap kali kami panggil dengan semangat.

Terhitung dari hari kamis, 5 Juni 2018 campain #bajulebaranuntukMika disebarluaskan, Donasi yang masuk dari orang-orang baik pun masuk satu persatu. Hingga hari Sabtu, 9 Juni 2018 saat campain #bajulebaranuntukMika ditutup tercatat ada 11 donatur baik yang menyisihkan sebagian rezekinya untuk mengundang kembali senyum bahagia Mika.

Sehari setelah donasi ditutup, tepat hari Minggu, 10 Juni 2018 PM Baktinusa UNS 8 pun berbagi tugas untuk membeli baju lebaran untuk Mika. Tidak hanya baju lebaran, kami pun membeli beberapa kebutuhan Mika lainnya seperti seragam sekolah, alat tulis, snack lebaran dan mukenah untuk ibu Mika. Sambil berharap-harap cemas setiap baju yang kami beli muat di badan Mika.

Pada hari Senin, 11 Juni 2018 kami pun datang ke rumah Mika setelah sehari sebelumnya kami pun mengatur janji dengan ibunda Mika. Sang ibunda sedikit kaget begitu kami membawa parcel berisi hadiah untuk Mika. Sambil tersenyum haru, sang ibunda memanggil mika yang sedang bermain di sungai tepat di belakang rumahnya. Kami pun dipersilahkan masuk ke dalam Griya Mika yang beratapkan seng dan berdinding bambu, sambil terenyuh kami pun tak kalah bahagia melihat kebahagiaan ibunda Mika.

Ternyata senyum bahagia Mika tak kalah sumringah, sambil malu-malu Mika menerima sedikit bingkisan dari kami. Dengan semangat kami pun mengajak Mika untuk membuka bingkisannya satu per satu dan langsung dicoba.

“Terimakasih banyak ya mba, Alhamdulillah dari kemarin mikirin gimana caranya bellin baju buat Mika sekarang malah ada Mbak-mbaknya” kata Ibunda Mika pada kami. Setelah puas melihat senyum Mika, kami pun izin berpamitan dan menutup jumpa kami dengan berfoto didepan rumah Mika.

Terimakasih untuk semua orang baik yang sudah terlibat menyukseskan campaign #BajuLebaranuntukMika.