SOLO – Puluhan aktivis mahasiswa dari tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) yang tergabung dalam Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) menggelar Epilog Budaya sekaligus Deklarasi Aksi Cinta Budaya.

Bakti Nusa

“Kegiatan yang diikuti 80 mahasiswa tersebut menandai penutupan acara Temu Nasional Bakti Nusa Dompet Dhuafa 2013, dan merupakan wujud perhatian dan kepedulian para aktivis mahasiswa terhadap pelestarian budaya,” ungkap Panitia Pelaksana Yuli Ardika Prihatama kepada wartawan, di sela-sela acara, di Plasa Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Selasa (30/4/2013).

Kegiatan yang kali ini bertemakan Negarawan Muda untuk Indonesia Berbudaya, diantaranya meriahkan atraksi musikalisasi puisi dan orasi budaya bersama budayawan Indrawan Yepe. Selain itu juga disuguhkan musik retro dan lagu-lagu dangdut yang syairnya diubah berisi kritik sosial.

Pada kesempatan itu, Indrawan sempat mengajak mahasiswa untuk memunculkan gerakan baru yang dapat memperbaiki Indonesia dan dapat diwariskan kepada anak cucu. Ia meminta pada aktivis mampu memiliki karakter kenegarawanan dan berperan secara kongkrit di masyarakat. Termasuk turut berpartisipasi dalam perbaikan bangsa.

Di akhir acara, aktivis mahasiswa dari masing-masing perguruan tinggi, seperti Universitas Sebelas Maret, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gajah mada, Universitas Indonesia, Intitut Teknologi Bandung, Universitas Pajajaran dan Universitas Sriwijaya secara bergiliran menandatangani spanduk panjang bertuliskan “Merawat Bangsa”.

“Ini sebagai bentuk dukungan terhadap aksi cinta budaya Indonesia,” tandas Yuli. (ade)

Sumber : kampus.okezone.com