spbSPB 2013 BEM UNS “Kami Generasi Penerus Merah Putih” kembali mencari para penerus bangsa angakatan ketiga. Kemarin selama 2 hari, 21-22 September 2013 para peserta Sekolah Penerus Bangsa (SPB) menjalani Grand Opening di kawasan Batalyon 408 kabupaten Sragen. SPB menjadi salah satu jembatan BEM UNS untuk mencetak para generasi yang peduli dengan bangsa dan negaranya sendiri, karena sejatinya pemuda terutama mahasiswa adalah agent of change dan golden stock bagi bangsa ini. Hari pertama Grand Opening adalah sesi pemberian materi oleh para pembicara yang sudah ahli dalam bidangnya masing-masing. Berawal dari materi pembekalan diri, mengenalkan siapa diri kita yang dibawakan langsung oleh Anis Diah Ayu Masita dengan tema “Who am I?” dan dilanjutkan dengan materi “Wawasan Kebangsaan” oleh komandan kodim 0735 Surakarta. Tidak hanya itu, sebanyak 122 peserta juga diajak untuk berdiskusi tentang permasalahan- permasalahan di Indonesia saat ini bersama Yuli Ardika Prihatama dan diakhiri dengan sarasehan BEM seluruh fakultas di Universitas Sebelas Maret. SPB 2013 merupakan SPB dengan peserta terbanyak sejak 3 tahun terakhir. Hal ini membuktikan bahwa semakin banyak mahasiswa yang memilih, bukan dipilih untuk menjadi seorang penerus merah putih.

Hari kedua Grand Opening SPB 2013 diisi dengan outbond berbasis semi militer, mulai dari pengenalan senjata hingga simulasi peledakan. Hal ini bertujuan untuk melatih kedisiplinan, kecakapan, dan kewaspadaan seorang penerus bangsa dalam menghadapi ancaman- ancaman bagi Negara dan bangsanya. Kedepannya SPB 2013 masih mempunyai materi- materi yang sudah dirancang sesuai isu terkini dan akan disampaikan kepada peserta dengan system moving class baik outdoor maupun idoor di kampus UNS. Kurun waktu keberjalanan SPB adalah 2 bulan dengan 7 materi dan ditutup dengan prosesi wisuda yang merupakan pertanda bahwa semua peserta telah lulus Sekolah Penerus Bangsa (SPB) 2013 dan siap berkontribusi untuk ibu pertiwi tercinta, Indonesia.

(Siswandi)