images (3)Ketika berbicara tentang “Profesionalitas”, orang akan berfikir bahwa Profesional itu pada tataran  Personal kalau orang kerja pakai Dasi, Jas, Kemeja, Sepatu kerja, punya SK kerja ataupun jabatan, mendapatkan gaji standar, dan semacamnya. Pada tataran organisasi / lembaga di katakan professional apabila punya SK yang diakui oleh hukum publik, dan semacamnya. Itulah makna sebuah professional yang berkembang dimasyarakat kita, masyarakat Indonesia yang tercinta ini. Itulah Pemahaman yang salah dan perlu diluruskan.

Sebuah Profesionalitas apabila di definisikan secara pemaknaan dalam hati dan melihat realita yang ada merupakan Sebuah Kerja Totalitas dengan amanah ataupun pekerjaan yang sedang di gelutinya saat ini. Profesionalitas bukan berarti harus menjadi yang terbaik tetapi melakukan ataupun mengerjakan tugas yang di embannya baik dalam sebuah organisasi atau perusahaan dengan baik, sesuai dengan kemampuannya, dan dengan niatan serta hati yang lurus. Hal ini dapat di contohkan ketika menerima amanah atau pekerjaan dalam sebuah kepanitiaan sebagai Koordinator Sie. Perijinan, mungkin itu merupakan amanah yang sepele bahkan di pandang sebelah mata tetapi apabila kita mengerjakan setiap Job Desk dari Sie.Perijinan semisal minjam tempat untuk Seminar “Belajar Merawat Indonesia” maka kita akan mencarikan tempat yang terbaik untuk acara tersebut dan sebisa mungkin melobi kepada pemilik tempat tersebut agar mau menyewakan tempat tersebut dengan harga semurah mungkin bahkan kalau bisa Gratis.

Sebuah Profesionalitas sangat terkait dengan latar belakang atau jatidiri, karena sebuah profesionalitas akan membentuk sebuah keteladanan. Menurut Hemat penulis disini, Profesionalitas itu merupakan jiwa atau karakter seseorang yang dapat di wariskan .Secara tidak langsung akan membentuk “Habit/ Kebiasaan” dan mengkonstruksi pemikiran seseorang karena pikiran adalah jendela jiwa.

Profesionalitas sendiri di dalamnya terdapat beberapa unsur yang menyertainya, antara lain

  1.  Kompetensi :Kemampuan dalam menyelesaikan tugas, pekerjaan, atau persoalan.
  2. Kapasitas     :Daya Tampung, Tiap Orang berbeda, Bisa ditingatkan, Motivasi
  3. Kapabilitas   :Kemampuan mengelola atau menggunakan kapasitas
  • Katakanlah: Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu masing-masing. Sesungguhnya akupun bekerja, maka kelak kamu akan mengetahui. ( Q.S. Az – Zumar : 39 )
  • “Bekerjalah kamu, Maka Allah dan rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang Telah kamu kerjakan. ( Q.S. At – Taubah : 105 )
  • Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai ‘uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar. ( Q.S. AN – NISA’ : 95 )

 Itulah Sedikit catatan kecil saya tentang makna sebuah profesionalitas. Semoga Cacatan kecil ini dapat berguna dan menjadi amal jariyah tersendiri menjadi penulis dan para pembaca yang mau mengamalkannya. Mari kita lukiskan lembaran kisah kehidupan kita dengan Kerja – kerja kita yang professional. Apapun amanah, pekerjaan, dan diposisi manapun. Itu tidaklah penting. Yang terpenting adalah Kerjakan dengan professional sebenar – benar makna profesionalitas. Karena Profesionalitas akan membuat kita ketika meninggal tidak hanya meninggalkan sebuah Nisan dengan 3 baris tulisan,yaitu Si Fulan, Lahir tanggal Sekian Bulan Sekian Tahun Sekian, Meninggal tanggal Sekian Bulan Sekian Tahun Sekian. Kita tetap hidup di hati orang – orang yang kita tinggalkan karena karya – karya besar yang telah kita ukir yang saat kita tidak ada kelak dapat dinikmati oleh orang – orang yang kita tinggalkan ( Ustadz Rahmad Abdullah, Sang Murabbi ).

Yang pasti Sebuah Karya – karya besar mustahil akan di hasilkan tanpa adanya Sebuah Jiwa Profesionalitas yang sebenar – benar makna profesionalitas.

Penulis

Febrian Indra Rukmana