Siti Ramdani (D3 Akuntansi 2012 UNS)

Kebhinekaan dalam Cakupan Wilayah

Indonesia adalah negeri yang dikenal dengan julukan zamrud khatulistiwa. Bangsa yang elok dengan beribu pulaunya yang membentang dari Sabang sampai Merauke membuat hamparan kehijauan milik kita menjadi sedap dipandang. Tak ada bangsa lain yang mempunyai keindahan potensi alam dan wilayah seperti bangsa ini.

Negara Indonesia beserta ribuan pulau dan rangkaian laut yang sinergis mewujudkan ragam masyarakat yang merupakan penghuninya menjadi kian berbeda. Area Indonesia satu dengan yang lainnya tentu memiliki keunikan dan ciri khas  masing-masing. Dalam hal ini, Indonesia mempunyai bahasa daerah, lagu daerah, pakaian adat, suku, kondisi alam, dan masih banyak yang lainnya.

Lalu, apakah ini akan menyebabkan perpecahan di negeri ini? Tentu saja tidak karena kita mempunyai senjata pemersatu. Bhineka Tunggal Ika yang berarti “Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua” merupakan alat pemersatu. Hal ini tentu saja terwujud dengan adanya bahasa Indonesia, bendera merah putih, dan lagu kebangsaan sebagai kepemilikan dari timbulnya rasa nasionalisme dan patriotisme atas negara ini.

 

Paradigma Kemajemukan Problematika Indonesia

            Telah kita ketahui, Indonesia dengan wilayah yang luas tentu saja sebanding dengan kompleksitas warga negara yang beragam. Oleh karena itu, berbagai potensi dan adanya tingkat problematika yang tinggi menjadi sebuah tantangan tersendiri. Dalam problematika yang berkaitan dengan masyarakat Indonesia yang majemuk dengan berbagai karakter terutama di tiap wilayah menjadikan negara ini lebih rentan terhadap segala perbedaan.

Situasi dan kondisi yang demikian merupakan hal yang harus diantisipasi dengan cerdik. Permasalahan bangsa mulai dari berbagai aspek kehidupan mulai dari tataran birokrasi pemerintah misalnya korupsi, tentu harus disikapi secara tegas.

Dalam sendi kehidupan sosial, misal terkait kesadaran membantu korban bencana alam akibat bentuk wilayah bangsa yang juga rawan terhapdap berbagai macam peristiwa alam misalnya gunung meletus, tsunami, dan sebagainya. Oleh karena itu, adanya sikap respect terhadap segala permasalahan bangsa sangat penting dalam keberjalanan proses kemajuan negara.

 

Partisipasi, Bagian dari Kepedulian

            Keadaan Indonesia yang telah dijelaskan pada bagian awal menuntut kita sebagai bagian dari bangsa untuk ikut ambil bagian. Karena, suatu keikutsertaan turut memberikan pengaruh yang tak sepele. Apapun yang dilakukan dalam wujud partisipasi merupakan langkah awal yang menjelaskan bahawa kita peduli.

Ya, kepedulian akan berefek pada pengambilan tindakan dan perubah suatu keadaan yang signifikan. Karenanya, berpartisipasi dalam setiap aksi unttuk pemecahan masalah di Indonesia merupakan bentuk kepedulian yang berarti. Kepedulian yang dapat mempengaruhi orang lain agar dapat berguna juga bagi implementasi kemajuan bangsa.

 

Caring and Contributing Character, Bakti Pada Negeri

            Perilaku dan karakter yang dibutuhkan dalam solusi problematika Indonesia adalah peduli dan kontribusi yang diwujudkan dalam tindakan nyata. Realita yang dibentuk dari pengambilan sikap peduli untuk mengubah bangsa menjadi lebih baik.

Sebuah kepedulian akan berkesinambungan dengan adanya implementasi nyata terhadap pengentasan problem bangsa. Ini akan menjadi suatu tombak yang mewujudkan perilaku kepemimpinan yang berimplikasi pada bakti pada negeri ini. Adanya sense of belonging yang hinggap di hati menjadikan motivasi tersendiri untuk memajukan negara Indonesia.

Oleh karena itu, karakter sikap peduli dan berkontribusi dalam mewujudkan solusi problematika Negara harus senantiasa dipupuk. Agar selanjutnya kita dapat membangun negeri menjadi maju dan bermartabat.