Rita Yuliningsih (FMIPA Biologi 2012 UNS)

Indonesia,sebuah negara yang memiliki banyak keunikkan disetiap sudut pulau pulaunya  dengan berbagai jenis keanekaragaman budaya,bahasa, suku,rhas dan agama yang bersatu padu membetuk negara yang berdiri tegak dari sabang sampai merauke ,yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa didalamnya.

Indonesia banyak memiliki emas sebagai aset bangsa,memiliki kekayaan yang melimpah dan memiliki rasa kekeluargaan yang erat sehingga indonesia dapat memerdekakan diri dan berkembang sampai saat ini.Akan tetapi dengan semakin berkembangnya zaman, Indonesia ternyata masih mengalami penjajahan secara intelektual, seperti halnya,politik,ilmu pengetahuan dan teknologi.Masyarakat Indonesia saat ini sedang disibukkan dengan hal hal yang memacu pribadinya semakin melupakan jiwa kepemilikkannya terhadap negara Indonesia ini.Dalam hal berpolitik mereka hanya mementingkan kepentingan diri, mereka berlomba menduduki kekuasaan dan memperkaya diri tanpa melihat kepentingan orang yang telah memberinya amanah, hal ini disebabkan lemahnya pribadi bangsa Indonesia itu sendiri utuk mencintai tanah airnya, mereka tidak menyadari betapa susahnya membangun dan membebaskan diri dari penjajahan.Perubahan zaman semakin berkembang dengan semakin canggihnya teknologi,sudut sudut dunia pun semakin dekat,sehingga tidak ada lagi batas batas absolut antara kehidupan sosial budaya antara negara satu dengan yang lainnya,sehingga perubahan budaya indonesia pun semakin hari semakin kehilangan keaslianya.

Budaya indonesia sangat mudah diperjual belikan kapanpun tanpa ada batas ruang dan waktu.Hal ini disebabkan karena kebuadayaan luar telah masuk dan terinternalisasi kedalam kehidupan masyarakat Indonesia, hal ini telah di persepsi dan dikontruksi oleh pihak yang memiliki kepentingan,selain itu disebabkan karena Indonesia belum bisa secara optimal dalam beradaptasi dalam perkembangan zaman ini, hal ini juga dipengaruhi oleh paradigma pemilik kepentingan,pengambil kebijakan yang ada di pusat dan di daerah dan di berbagai  tingkatan organisasi.

Dari cuplikan masalah diatas bangsa Indonesia perlu bangkit dan merawat kembali tanah air ini dengan jiwa yang jernih yaitu jiwa yang memiliki semangat nasionalisme yang tinggi dengan merealisasikan nilai nilai yang dianut oleh budaya indonesia serta membekali diri dengan pendidikan yang sebenarnya dan utuh.Dalam upaya mempertahankan kemerdekaan serta merawat tanah air dari kerusakan pemikiran yang telah merasuk kedalam jiwa bangsa.Bangsa indonesia perlu bekerja sama dengan pemimpin bangsa,karena tidak hanya para pemimpin atau pemilik kebijakan  saja yang dapat menentukan pilihan mana yang harus diambil dan tidak diambil,karena bukan hanya pemilik kebijakan saja yang memiliki budaya tetapi bangsa inilah yang memiliki budaya  ini, sehingga ada kekuatan bersama dalam membangun batas yang sesuai dengan kebudayaan Indonesia.Selain itu bangsa Indonesia juga harus memperhatikan akan pengaruh sosial budaya yang masuk yang dapat mengancam ketahanan nasional dan dapat menciptakan kepentingan sepihak atau memberdayakan kepentingan seluruh pemangku kepentingan nasional.

Para pemilik kekuasaan (pemimpin nasional), para pengambil kebijakan dan masyarakat harus memiliki jiwa yang bersatu padu untuk membentuk jati diri dan membangun kembali sikap dan sifat dalam memaknai dan merawat kembali kehidupan  serta jati diri bangsa dalam menyikapi berkembangnya pengaruh sosial budaya  yang masuk kedalam kehidupan bangsa ini.Bangsa Indonesia juga harus bersama sama membuka diri pada tingkat yang lebih luas atau global tanpa harus mengorbankan ketahanan nasional negara ini.Hal ini akan meningkatkan persuasi di mata dunia bahwa Indonesia memiliki ketangguhan dalam melewati era global yang didukung oleh interaksi masyarakat dan pemerintah.Disinilah bangsa Indonesia akan memulihkan kembali tanah air yang selama ini telah lama bersusah hati,tanpa dipengaruhi oleh interaksi dari luar nilai sosial bangsa yang dapat mngambil dan merubah sisi jiwa bangsa Indonesia yang murni.