100_1593Tanggal 8-9 April 2013 menjadi hari istimewa bagi ketiga orang ini, Sigit harya hutama (Teknik Kimia 2012), Krisnawan Suko Raharjo (Pendidikan Teknik Mesin 2008), dan Dwi Prasetyo (Pendidikan Fisika 2010). Didampingi Prof Kuncoro, Dekan Fakultas Teknik UNS, ketiganya bertolak untuk berpartisipasi dalam 8th Chemical Engineering Car Competition yang diselenggarakan oleh kumpulan Engineer dari berbagai universitas di Malaysia. Dalam penyelenggaannya tahun ini, Taylor’s University berkesempatan menjadi tuan rumah acara.

Semua ini bermula dari harapan, keinginan dan semangat untuk menjajal kompetisi tingkat internasional yang hingga sekarang masih menjadi barang tabuh di UNS. Kami merasa terpanggil untuk ikut menjujung semangat universitas guna mencapai visi World Class University (WCU). Sebagai aplikasi nyata, mereka merasa adalah wajar ketika mahasiswa sebagai elemen civitas akademika terbesar di UNS diberikan kesempatan untuk mengembangkan kompetisi dan kompetensinya di tingkat dunia. Maka, kemudian ketiganya mencari informasi kompetisi yang bersesuaian dengan keilmuannya.

Pada penyelenggaraan kali ini, peserta membludak hingga 34 tim yang bertanding memperebutkan Juara 1,2,3 car competition, juara 1,2,3 poster presentation dan 1 special award.Berbekal niat tulus untuk membuka jalan kompetisi internasional dan mengandalkan hasil penelitian salah satu anggota tim untuk pengembangan baterai terbarukan, mereka merancang kerangka mobil, reaksi sumber tenaga, mekanisme berhenti hingga desain poster. Perjuangan yang tidak semata mata agar dapat naik pesawat dan plesiran ke luar negeri, namun lebih kepada penanaman nilai nilai kompetitif yang menjadi dasar seorang mahasiswa. Kaum intelektual adalah mereka yang mampu mengembangkan keilmuan sekaligus berkontribusi riil pada pemecahan permasalahan umat.

Segalanya berawal dari mimpi, oleh karenanya nama tim yang terpampang adalah Dream Team (Tim Impian) yang berkehendak besar menjadi pionir partisipasi mahasiswa UNS di kompetisi bidang penalaran dan penelitian internasional. Mimpi yang diperjuangkan hampir 3 bulan lebih untuk berkutat di sekretariat UKM SIM UNS, Laboratorium Fakultas Teknik hingga mondar mandir ke birokrasi untuk mencari dana delegasi. Mimpi yang berbenturan dengan kenekatan dan semangat pembelajar sejati, yaitu mereka yang tak memperdulikan sikap skeptis khalayak ramai dan memilih fokus menatap tantangan yang nyata.

Pada hari H kompetisi, perasaan takut, haru dan semangat beradu memunculkan suasana mendebarkan dalam kontes mobil ini. Perlu diketahui bahwa pemenang dalam perlombaan ini adalah mereka yang mobilnya mampu mencapai presisi yang paling baik dan safety untuk membawa beban air sebesar 100 ml – 500 ml sepanjang 15-20 meter. Tidak akan mudah karena, kemampuan peserta akan sangat dikuras dalam menentukan massa dan waktu reaksi dan mekanisme berhenti yang tepat.

Pada akhirnya, tim UNS sebagai satu satunya tim dari Indonesia setelah UGM berpartisipasi di tahun sebelumnya harus mengakui bahwa kerja dan pengalamannya masih sangat minim jika disandingkan dengan tim dari univeristas lain di kompetisi ini. Namun, bukanlah hasil akhir yang patut diperbincangkan, melainkan pertanyaan besar mengenai keberlanjutan partisipasi UNS dalam 9th, 10 th Chem E Car dan seterusnya. Sekali lagi, Dream Team adalah pembuka jalan perjuangan generasi berikutnya. Kami tunggu, bagi yang ingin bergabung menjadi Dream Team jilid II untuk dibina dan diberikan kesempatan untuk memenangkan 9th Chem E Car di Universitas Putra Malaysia 2014. SALAM ILMIAH !!! (Oleh: Dwi Prasetyo)